Ide konten yang bagus bukan hanya yang menarik bagi tim, tapi yang memang sedang dicari audiens. Google Trends adalah alat gratis dari Google yang menunjukkan seberapa besar minat orang terhadap sebuah kata kunci dari waktu ke waktu. Untuk tim konten kampus, alat ini berguna untuk dua hal: memilih istilah yang tepat, dan menentukan kapan sebuah topik sebaiknya diunggah.

Grafik Google Trends menunjukkan naik turunnya minat, bukan jumlah pencarian yang pasti. Foto: Sophivorus, Public domain via Wikimedia Commons
Membuka dan mengatur pencarian
- Buka trends.google.com.
- Ketik kata kunci di kolom pencarian, misalnya beasiswa kuliah.
- Atur filter di bagian atas:
- Wilayah: Indonesia, atau provinsi tertentu seperti Banten.
- Rentang waktu: 12 bulan terakhir untuk melihat pola, atau 5 tahun untuk melihat pola musiman yang berulang.
- Kategori dan jenis pencarian (Penelusuran Web, YouTube, dan lainnya) kalau perlu.
Memahami angka 0 sampai 100
Angka di grafik Google Trends bukan jumlah pencarian. Angka itu adalah skala relatif: 100 menandakan titik minat tertinggi dalam rentang waktu dan wilayah yang dipilih, 50 berarti setengahnya. Jadi kamu bisa melihat kapan minat naik atau turun, dan membandingkan dua kata kunci, tapi tidak bisa tahu persis berapa orang yang mencari.
Bandingkan kata kunci
Klik Bandingkan, lalu tambahkan kata kunci lain. Contoh perbandingan yang berguna untuk konten prodi:
| Pilihan istilah | Gunanya |
|---|---|
| daftar ulang vs registrasi ulang | Memilih istilah yang lebih dikenal calon mahasiswa untuk judul dan caption |
| kuliah karyawan vs kelas karyawan | Menentukan istilah di artikel promosi |
| jurusan akuntansi vs jurusan manajemen | Melihat minat relatif, bukan untuk membandingkan prodi secara terbuka |
Pilih istilah dengan minat lebih tinggi untuk judul, lalu pakai istilah lainnya di dalam isi supaya tetap tertangkap pencarian.
Kueri terkait: sumber ide baru
Gulir ke bawah halaman hasil. Ada dua bagian yang sangat berguna:

Ambil dua atau tiga kueri yang relevan dengan prodimu, lalu jadikan ide konten. Kalau ingin mengembangkan idenya lebih jauh, kamu bisa memakai cara di panduan Menggunakan AI untuk Brainstorming Ide Konten.
Temukan pola musiman
Atur rentang waktu ke 5 tahun terakhir. Topik seputar kampus biasanya punya pola yang berulang setiap tahun.

Cara memakainya: konten untuk topik musiman sebaiknya terbit sebelum puncak. Artikel web butuh waktu untuk terindeks, dan Reels butuh waktu untuk menyebar. Masukkan tanggal-tanggal ini ke kalender konten, seperti dijelaskan di panduan Membuat Kalender Konten Selama 30 Hari.
Pantau yang sedang tren
Menu Sedang tren (Trending now) menampilkan topik yang sedang ramai dicari di Indonesia saat ini. Berguna untuk ide konten cepat, tapi pakai dengan hati-hati:
- Ikuti tren hanya kalau benar-benar berkaitan dengan prodi atau mahasiswa.
- Hindari tren yang menyangkut musibah, politik praktis, kasus hukum, atau gosip pribadi seseorang.
- Pastikan konten tren tetap memberi informasi yang berguna, bukan hanya menumpang ramai.
Ringkasnya
Google Trends tidak memberi tahu berapa banyak orang mencari, tapi sangat baik untuk menjawab tiga pertanyaan: istilah mana yang lebih dikenal, topik apa yang sedang tumbuh, dan kapan waktu terbaik mengunggah. Untuk riset kata kunci artikel web secara lebih lengkap, lanjutkan ke panduan Melakukan Riset Keyword untuk Berita dan Informasi Kampus.


