Saat artikelmu muncul di Google, orang melihat tiga hal: judul biru yang bisa diklik, alamat halaman, dan dua baris deskripsi di bawahnya. Ketiganya berasal dari meta title, slug, dan meta description. Bagian ini kecil, tapi menentukan apakah orang memilih artikelmu atau hasil lain di bawahnya.

Tangkapan layar halaman hasil pencarian Google

Di halaman hasil pencarian, setiap artikel hanya punya beberapa baris untuk meyakinkan orang. Foto: Google, Public domain via Wikimedia Commons

Di mana ketiganya muncul

Anatomi hasil pencarian Google: alamat dan slug, meta title, dan meta description

Contoh di atas rekaan untuk latihan.

Di editor website, kolom meta title dan meta description biasanya ada di bagian SEO, misalnya dari plugin Yoast SEO atau Rank Math kalau situsnya memakai WordPress. Kalau kolom itu kosong, website memakai judul artikel dan cuplikan paragraf pertama.

Meta title

Meta title adalah judul yang tampil di Google dan di tab browser. Boleh sama dengan judul artikel, boleh juga sedikit berbeda supaya lebih pas untuk pencarian.

Panjang: sekitar 50 sampai 60 karakter. Google sebenarnya membatasi berdasarkan lebar tampilan, bukan jumlah huruf, jadi angka ini hanya pegangan. Judul yang lebih panjang akan dipotong dengan tanda elipsis.

Rumus yang aman:

Keyword utama + manfaat atau penjelas | Nama prodi atau situs

Contoh:

Jenis artikel Meta title Karakter
Artikel layanan Syarat dan Cara Mengajukan Cuti Kuliah | Prodi Manajemen 56
Berita prestasi Tim Robotik UNPAM Juarai Kontes Robot Regional 2026 51
Artikel edukasi 7 Prospek Kerja Lulusan Akuntansi dan Gajinya 45

Hal yang perlu dihindari: judul yang sama untuk banyak artikel, judul berisi keyword yang diulang-ulang, dan judul yang menjanjikan sesuatu yang tidak ada di isi artikel.

Meta description

Meta description adalah ringkasan dua baris di bawah judul. Deskripsi tidak langsung menaikkan peringkat, tapi deskripsi yang jelas membuat orang lebih mau mengklik. Google kadang menulis ulang deskripsi dengan cuplikan dari isi artikel kalau dianggap lebih cocok dengan pencarian orang. Itu wajar.

Panjang: sekitar 140 sampai 160 karakter.

Isi yang baik:

  1. Sebut keyword utama secara alami.
  2. Jelaskan apa yang didapat pembaca dari artikel ini.
  3. Kalau cocok, tambahkan satu detail yang membuat penasaran atau ajakan halus.

Contoh meta description yang baik dan yang kurang baik

Slug

Slug adalah bagian akhir alamat halaman, setelah nama domain. Slug sulit diubah setelah artikel terbit, karena tautan lama yang sudah tersebar bisa rusak. Jadi tentukan dengan benar sejak awal.

Aturan slug yang baik:

  • Huruf kecil semua, dipisah tanda hubung.
  • Pendek, tiga sampai enam kata. Buang kata sambung seperti dan, yang, di, untuk kalau tidak mengubah arti.
  • Berisi keyword utama.
  • Tanpa tanggal, kecuali untuk berita yang memang terikat waktu dan situsmu memakai pola itu.
Judul Slug kurang baik Slug lebih baik
Syarat dan Cara Mengajukan Cuti Kuliah syarat-dan-cara-mengajukan-cuti-kuliah-bagi-mahasiswa-2026 syarat-cuti-kuliah
Tim Robotik UNPAM Juarai Kontes Robot Regional ?p=4812 tim-robotik-unpam-juara-kontes-robot

Ceklis sebelum terbit

Ceklis meta title, meta description, dan slug sebelum artikel terbit

Masarin Unpam menerapkan aturan yang sama untuk setiap panduan di situs ini. Kalau penasaran, coba lihat bagaimana panduan ini tampil di hasil pencarian Google setelah terindeks. Langkah SEO berikutnya, yaitu menghubungkan antarartikel dan menambahkan data terstruktur, dibahas di panduan Menerapkan Internal Linking dan Structured Data Artikel.