Di beranda situs, di hasil Google, dan di pesan grup WhatsApp, orang hanya melihat judul. Kalau judulnya kabur, berita sebagus apa pun akan dilewati. Kalau judulnya berlebihan, orang mengklik lalu merasa tertipu. Judul yang baik ada di tengah: jelas isinya, dan cukup membuat orang ingin tahu lebih.

Rak koran di depan toko dengan deretan judul berita

Di rak koran maupun di layar, judul bersaing merebut beberapa detik perhatian. Foto: Chang at Boston Korea, CC BY 4.0 via Wikimedia Commons

Rumus dasar judul berita

Judul berita kampus yang aman hampir selalu mengikuti pola ini:

Rumus judul berita: siapa, kata kerja aktif, apa, dan keterangan tambahan

Gabungannya: Mahasiswa Teknik Informatika UNPAM Raih Juara 1 Lomba Aplikasi Nasional Lewat Aplikasi Antrean Puskesmas. Terlalu panjang? Kita pangkas di langkah berikutnya.

Pangkas sampai sekitar 60 karakter

Google biasanya menampilkan sekitar 50 sampai 60 karakter judul sebelum dipotong. Di layar ponsel, judul yang panjang juga memakan tiga sampai empat baris. Cara memangkasnya:

  1. Buang kata yang tidak menambah arti, seperti "berhasil", "telah", "melaksanakan kegiatan".
  2. Pakai singkatan yang sudah umum, misalnya UNPAM, HMJ, PKM.
  3. Pindahkan detail ke lead. Judul tidak perlu menjawab semua 5W+1H.
Versi Judul Jumlah karakter
Awal Mahasiswa Teknik Informatika UNPAM Berhasil Meraih Juara 1 Lomba Aplikasi Tingkat Nasional 90
Dipangkas Mahasiswa Informatika UNPAM Juarai Lomba Aplikasi Nasional 58

Pakai kata kerja aktif

Kata kerja aktif membuat judul terasa hidup dan langsung menunjukkan siapa yang berbuat. Bandingkan:

  • Seminar Kewirausahaan Diadakan oleh Prodi Manajemen (pasif, lambat)
  • Prodi Manajemen Gelar Seminar Kewirausahaan (aktif, ringkas)

Kata kerja yang sering dipakai di berita kampus: gelar, raih, juarai, luncurkan, jalin, bekali, ajak, kenalkan, tandatangani, kirim, wisuda.

Contoh judul yang kurang dan yang sudah baik

Perbandingan contoh judul berita yang kurang baik dan yang sudah baik

Judul di kolom kanan punya masalah yang sama: pembaca tidak tahu isinya sebelum mengklik. "Luar Biasa! Mahasiswa Kita Bikin Bangga" memancing klik, tapi tidak memberi informasi. Itu yang disebut clickbait.

Menarik tanpa clickbait

Judul bisa menarik tanpa berlebihan. Beberapa cara yang aman:

  • Sebut angka yang nyata. 150 Mahasiswa Ikuti Simulasi Wawancara Kerja terasa lebih konkret daripada Banyak Mahasiswa Antusias.
  • Sebut hal yang tidak biasa. Mahasiswa UNPAM Buat Aplikasi Antrean untuk Puskesmas Pamulang lebih menarik daripada Mahasiswa UNPAM Buat Aplikasi.
  • Sebut manfaat untuk pembaca pada berita layanan. Kini KRS Bisa Diisi Lewat Ponsel langsung menjawab "apa untungnya buat saya".

Hindari tanda seru, huruf kapital semua, dan kata sifat berlebihan seperti luar biasa, spektakuler, atau sangat sukses. Biarkan faktanya yang membuat orang terkesan.

Format penulisan judul

Untuk konsistensi di situs, sepakati satu gaya. Gaya yang paling umum di media Indonesia: huruf kapital di awal setiap kata, kecuali kata tugas seperti di, ke, dari, dan, yang, untuk, dengan (kecuali di awal judul). Contoh: Prodi Manajemen Gelar Seminar untuk Mahasiswa Tingkat Akhir.

Latihan cepat

Ambil tiga berita lama di situs prodimu, lalu tulis ulang judulnya dengan rumus siapa + kata kerja aktif + apa, maksimal 60 karakter. Bandingkan dengan judul aslinya. Biasanya versi barunya lebih pendek dan lebih jelas.

Judul juga berkaitan erat dengan SEO. Pembahasan judul untuk mesin pencari ada di panduan Menulis Meta Title, Meta Description, dan Slug SEO.