Kamu buka Insights, lalu muncul deretan angka: jangkauan, tayangan, interaksi. Ada yang ribuan, ada yang puluhan. Mana yang bagus? Mana yang perlu dilaporkan ke koordinator? Sebelum bisa menilai konten, kamu perlu tahu dulu apa yang sebenarnya dihitung oleh tiap angka.

Laptop di atas meja menampilkan grafik statistik

Setiap angka di Insights menjawab pertanyaan yang berbeda. Foto: Carlos Muza kmuza, CC0 via Wikimedia Commons

Reach: berapa orang yang melihat

Reach (jangkauan) adalah jumlah akun unik yang melihat kontenmu. Kalau satu orang melihat postinganmu lima kali, Reach tetap dihitung satu.

Reach menjawab pertanyaan: seberapa luas kontenku menyebar? Angka ini paling cocok untuk mengukur apakah konten keluar dari lingkaran pengikut, misalnya Reels yang ditonton calon mahasiswa.

Impressions dan Views: berapa kali dilihat

Dulu Instagram memakai Impressions, yaitu jumlah total kali kontenmu muncul di layar. Sejak 2025, Meta menggantinya dengan Views (tayangan) sebagai angka utama di semua format: Feed, Story, Reels, dan Carousel. Kalau kamu membaca laporan lama yang menyebut Impressions, anggap saja padanannya sekarang adalah Views.

Bedanya dengan Reach: Views menghitung setiap kali dilihat, termasuk tontonan ulang. Jadi Views hampir selalu lebih besar dari Reach.

Contoh perhitungan: lima orang masing-masing menonton dua kali, Reach lima dan Views sepuluh

Engagement: berapa yang ikut bereaksi

Engagement (interaksi) adalah semua tindakan orang terhadap kontenmu: suka, komentar, bagikan, dan simpan. Untuk Story, interaksinya berupa balasan, ketukan stiker, dan bagikan.

Tidak semua interaksi sama nilainya. Simpan dan bagikan biasanya lebih berarti daripada suka, karena orang merasa kontennya berguna sampai ingin membukanya lagi atau mengirimkannya ke teman.

Menghitung engagement rate

Angka interaksi saja belum adil untuk membandingkan konten. Postingan yang dilihat 5.000 orang wajar punya lebih banyak suka daripada yang dilihat 500 orang. Karena itu, pakai engagement rate:

Engagement rate = (suka + komentar + bagikan + simpan) ÷ Reach × 100%

Contoh dengan angka rekaan untuk latihan:

Konten Reach Interaksi Engagement rate
Poster seminar 1.200 48 4,0%
Carousel tips KRS 800 72 9,0%
Reels suasana wisuda 4.500 135 3,0%

Reels wisuda menjangkau paling banyak orang, tapi Carousel tips KRS paling membuat orang bereaksi. Dua-duanya bagus, untuk tujuan yang berbeda.

Ada juga yang membagi dengan jumlah pengikut, bukan Reach. Pilih salah satu dan pakai rumus yang sama setiap bulan, supaya angkanya bisa dibandingkan dari waktu ke waktu.

Angka mana yang dipakai untuk apa

Ringkasan metrik dan kegunaannya: Reach, Views, Engagement, dan Engagement rate

Kesalahan membaca angka

Beberapa jebakan yang sering muncul saat menyusun laporan:

  1. Membandingkan Views Story dengan Views Reels. Formatnya beda perilaku, jadi bandingkan Story dengan Story, Reels dengan Reels.
  2. Menilai konten yang baru diunggah tiga jam. Tunggu minimal tiga hari, terutama untuk Reels, karena jangkauannya bisa terus naik.
  3. Hanya melaporkan angka terbesar. Views besar terdengar mengesankan, tapi kalau engagement rate-nya kecil, mungkin orang hanya lewat.
  4. Lupa mencatat konteks. Postingan saat libur semester wajar lebih sepi. Tulis catatan singkat di samping angkanya.

Hubungannya dengan Masarin Unpam

Saat kamu merekap tautan postingan di panel Masarin, kamu bisa mengisi angka audiens per postingan: tayangan, suka, komentar, dan bagikan. Untuk TikTok, angkanya diambil otomatis. Untuk Instagram, salin angkanya dari Insights masing-masing postingan, dan isi kolom tayangan dengan Views supaya semua prodi memakai ukuran yang sama. Jumlah pengikut per bulan juga bisa dicatat di sana. Dengan memahami arti tiap angka di atas, laporan prodimu jadi lebih mudah dibaca dan dibandingkan antarbulan.